Project 1

Mulai hari ini, aku akan (berusaha) mengunggah cerita bersambung di blog ini secara berkala. Ini hanya sebuah jalan untukku berlatih menulis, jadi kalau ceritanya acak adut ya mohon dimaklumi saja, hihihi. Semoga istiqomah membuat cerbungnya ya, Ren. :D —————————————————————— Sekar Mewangi Sinopsis: Cerbung ini berkisah tentang kehidupan sehari-hari seorang gadis bernama Sekar. Dia masih bersekolah di sebuah SMA negeri di […]

Learn More →

Wawancara

Siapa yang tak kenal Hendriawan, mantan pebulutangkis nasional asal Kebumen yang tercatat telah menorehkan banyak prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Ia pernah memenangkan berbagai kejuaraan bulutangkis tingkat nasional maupun internasional, meraih emas di Sea Games dan Asean Games, dan yang sulit dilupakan adalah keberhasilannya memperoleh poin kemenangan saat memboyong piala Thomas ke Indonesia beberapa tahun silam. Kini, […]

Learn More →

Cinta Seperti Molekul Sabun

Seperti apakah bentuk molekul sabun? Aku sendiri tidak pernah melihatnya secara langsung, tetapi kata buku “Einsten Aja Gak Tahu!” karya Robert L. Wolke, molekul sabun berbentuk panjang dan tipis. Aku sendiri membayangkannya berbentuk seperti komet. Benar tidak? Di ujung molekul sabun terdapat sepasang atom yang muatan listriknya hanya senang bergaul dengan molekul-molekul air. Anggaplah dia sebagai kepala molekul. Karena ketertarikan […]

Learn More →

Practice Makes Perfect

Gadis kecil menatap soal matematika di papan tulis. Oh, betapa susahnya soal ulangan itu. Bagaimana cara menjawabnya? Diliriknya sebaris kalimat di bagian bawah kertas lembar jawabnya. Practice makes perfect, begitu bunyi kalimat itu. “Ya ya ya… Aku emang kurang latihan soal. Soal yang mudah kayak gitu aja, aku ga bisa njawab. Ya udah, besok aku bakal nyoba latihan soal… Ya […]

Learn More →

Bapak Tua Berambut Perak

Bapak tua berambut perak. Tujuh tahun lebih yang lalu hingga hampir tujuh tahun kemudian kulewati tanpa seharipun tak melihatnya melintasi jalan di depan rumahku. Meski hanya sedetik, atau setengah detik, atau bahkan sepersembilan detik, aku tak pernah tak sempat memergokinya. Dia berjalan ringan, menatap lurus ke depan, tak sekalipun pernah menengok ke rumahku sehingga tak sekalipun pernah melihatku. Kadang aku […]

Learn More →