Bukaaan. Bukaaaaaaaaan!
Bukan mau pindah blog lagi, kok. -__-
(Ini kok ya heboh sendiri?)
Kali ini mau pindah rumah beneran, lebih tepatnya lagi pindah rumah kontrakan, hehehe. Semoga pindah rumah ke rumah sendirinya juga bisa segera terwujud.
Sebenarnya, berat sekali untuk pindah dari rumah ini. Sebuah rumah petak yang kecil mungil. Hanya ruang tamu, satu kamar tidur, dan dapur plus kamar mandi. Tapi, ini adalah rumah petak terbaik yang pernah aku temui di dunia ini. Lebay ya?
Lha kalau rumah petak terbaik yang pernah ditemui, kenapa diriku memilih pindah rumah? Begitulah, kekurangan yang tak seberapa, menutupi kelebihan-kelebihan lain yang ia miliki. Padahal aku betah sekali di sini. Bangunan yang dibuat tidak asal, halaman depan yang lumayan luas, kamar tidur yang berpintu, ada pintu belakang, halaman belakang untuk tempat menjemur pakaian dan mencuci ini itu, juga berpagar sehingga lebih aman, dekat dengan jalan Ceger, dekat dengan agen bis Sumber Alam, dan kelebihan-kelebihan lain yang sulit aku temukan di rumah petak lainnya.
Rumah ini listriknya masih bareng dengan rumah petak sebelah. Aku dan suami ingin sebuah rumah yang listriknya sendiri. Daya listrik di sini memang cukup untuk dua keluarga, tapi sepertinya akan lebih nyaman bila satu keluarga punya tanggung jawab yang jelas atas pemakaian listriknya masing-masing. Jadi, kriteria pertama kami dalam mencari kontrakan baru adalah listrik sendiri. Dengan kata lain, tidak mencari rumah petak lagi. Karena mayoritas rumah petak itu listriknya barengan dengan sebelahnya.
Kriteria selanjutnya, rumah dengan akses langsung kendaraan roda empat. Dengan kata lain, kendaraan tersebut bisa langsung parkir ke depan rumah. Syukur-syukur ada garasi. Punya garasi tidak harus punya mobil kan? Kalau ada saudara jauh berkunjung, kendaraan mereka kan bisa diparkir di depan rumah. Kakakku yang di Palembang juga sudah berkata akan menginap di tempatku kalau dia sedang berkunjung ke Jakarta. Dia sudah berpesan agar kami mencari rumah yang ada parkiran mobilnya. Okelah. Dan siapa tahu juga kami ada rezeki sehingga bisa membeli kendaraan dalam waktu dekat, hehehe. Aamiin.
Kemudian, suami ingin agar rumah dekat dengan kampus dan bisa ditempuh dengan sepeda tanpa membuatku lelah. Padahal, aku juga tidak masalah kalau jarak rumah-kampus agak jauh. Toh hitung-hitung olahraga. Namun, sebagai istri diriku manut kata suami saja.
Untuk jumlah kamar, sebenarnya kamar satu pun tak apa, asal ada ruangan lain yang cukup luas dan bisa untuk digelar kasur. Tapi jangankan mencari rumah berkamar satu, mencari rumah berkamar dua saja susahnya minta ampun.
Setelah kami kesana kemari, pilihan jatuh pada sebuah rumah di daerah Sarmili. Pernah kami menaksir rumah di Ponsaf, tapi ternyata sudah keduluan orang. Di PJMI pun banyak rumah kosong, tapi harganya hampir dua kali harga sewa rumah di Sarmili itu. Bahkan ada yang lebih dengan jumlah kamar sama-sama tiga. Ya iyalah, PJMI gitu loh.
Awalnya aku tidak sreg dengan rumah di Sarmili ini. Dia memang memenuhi kriteria kami. Listrik sendiri, akses mobil sampai depan rumah, bahkan kamar ada tiga. Hanya saja, dia dekat dengan daerah buangan sampah. Tapi pusing juga terus-terusan mencari. Suami sudah tidak mau pusing berlama-lama. Sekali ketemu rumah lain yang bagus, harganya yang tidak cocok. Rumah bagus harganya juga bagus. Lalu, kemarin sore aku melihat kembali rumah itu. Mencoba mendapatkan feel-nya. Jika memang dia jodohku, beri hamba petunjuk ya Allah.
Kita semua tahu hidup itu memang tentang pilihan. Setiap pilihan ada konsekuensinya. Dan aku pun menjatuhkan pilihan. Harus memilih. Besok-besok harus siap menerima konsekuensinya. Harus siap.
Insya Allah akhir pekan ini kami akan pindah ke rumah di Sarmili itu. Mungkin bisa mundur kalau ada yang mau diperbaiki dulu di rumah itu. Antara sedih dan senang. Masih ingin di rumah petak ini, tapi juga sudah ingin segera pindah. Nano-nano rasanya.
Harapanku, semoga kontrakan baru ini membawa banyak kebaikan bagi kami. Aamiin ya Allah.
Update 7 Januari 2011:
Waktu pindah mundur sekitar 1-3 minggu, menunggu rumah diperbaiki dulu.
Komentar Terakhir